Alhamdulillah...
Untuk sekarang yang bisa ku utarakan maupun yang ada dalam hati yang paling dalam hanya kata itu, duuuuh pengen nangis banget nulis ini. Ternyata begitu banyak yang sayang sama aku, ga nyangka aja orang-orang dekat begitu antusias atas pencapaian yang aku dapat bahkan ada yang begitu terharu karna ternyata aku bisa melewatinya walaupun dengan segala keterbatasan. Sebenarnya tulisan ini hanya akan menceritakan tentang my graduation tapi ada juga yang memberi saran untuk buat tulisan tentang beranjak dewasa jadi aku gabungin aja karna menurutku itu saling berkaitan banget wkwkwk....
Bicara tentang graduation a.k.a wis udah wkwkwk seperti yang orang lain katakan wisudah bukan akhir dari segalanya tetapi adalah awal dari kehidupan yang nyata, bener banget dengan begitu juga kita akan dihadapi dengan berbagai permasalahan kehidupan yang tentunya harus di hadapi dengan cara kita masing-masing sebagaimana yang kita dapatkan di dalam dunia perkuliahan *eh bener ga sih?! (emang di perkuliahan belajar tentang menghadapi permasalahan kehidupan?) pasti ada yang bertanya seperti itu. Menurut aku bener, karna selain belajar tentang matakuliah kita juga di ajarkan tentang bagaimana memecahkan suatu masalah, bagaimana menghadapi karakter setiap orang, bagaimana cara kita beratittude yang baik, bagaimana kita saling menghormati dan menghargai, dan masih banyak lagi yang pasti kita dapatkan dalam dunia perkuliahan walaupun kadang belajarnya secara otodidak, tapi bukan berarti yang belum berkesempatan untuk kuliah tidak dapat memecahkan permasalahan kehidupan dan yang lainnya mungkin yang belum berkesempatan untuk kuliah punya cara tersendiri yang tentunya semuanya datangnya dari yang maha mengatur, menurutku pada dasarnya kita sebagai manusia sudah memiliki takdir masing-masing jadi tinggal bagaimana cara kita untuk bersyukur dengan kehidupan yang kita jalani, kita sudah punya porsi masing-masing dalam menjalani kehidupan, yang selalu ku tanam dalam pikiran adalah kita sebagai manusia jauh sebelum di lahirkan sudah memiliki takdir masing-masing tinggal bagaimana kita sendiri bisa menerima dan mensyukurinya tentunya di barengi dengan kesabaran, udah itu aja kuncinya (menurut aku sih wkwkw).
Selanjutnya bercerita tentang kedewasaan. Aku tidak tau pasti ukuran kedewasaan itu seperti apa tapi menurutku tuhan itu baik *eh ko malah nyanyi* nggak deng AHAHAH tapi menurutku dewasa itu salah satunya dapat memahami setiap keadaan yang harus dipahami tapi orang lain berfikir itu tidak perlu dipahami paham gak sih?! Contohnya seperti ada hal-hal yang menurut orang lain wajar, tapi ternyata sangat melukai perasaan orang lain, nah yang tau kalo perasaan orang itu terluka itu menurutku dia dewasa dalam menyikapi hal tersebut gituuu. Kemudian dewasa menurutku yaitu berusaha menerima takdir contohnya kalo ada yg bilang gini “gapapa, mungkin ini udah takdirnya, Allah gak pernah ngasih sesuatu yang buruk tinggal bagaimana kita bisa menerima dan mengambil hikmahnya” itu dewasa banget coy, emang sih ga gampang tapi menurut buku yang aku baca katanya gini “di ilmu pengobatan psikosomatik dijelaskan bahwa apa yang terjadi di otak kita mempengaruhi badan secara keseluruhan” secara otomatis kalo seseorang sudah berpikir seperti itu bisa mempengaruhi fisik dan akan selamanya seperti itu, karna bukan situasi yang menjadi masalah tetapi persepsi kita akan situasi tersebut.
Itu aja sih menurutku, hehehe
Yang ingin kusampaikan mmmmmmm kalo lagi sedih, gapapa silahkan. Ingin rasanya menangis, gapapa silahkan belum ada peraturan yang melarang untuk menangis kalo kata orang-orang nangis aja biar lega gituu. Kalo lagi merasa kehilangan dan merasa tidak punya apa-apa sungguh tak apa, toh hidup ini hanya sementara, coba deh bersyukur dan menikmati hal-hal sederhana yang sekerang telah menjadi milik kita, karna dibalik yang telah pergi tetap masih ada mereka yang akan ada di sisi kita dan aku yakin pasti ada, ga ada orang yang bener-bener sendiri kalopun ada berarti dia sudah menghianati Allah yang selalu menyambutnya setiap saat. Trus di balik yang telah hilang pasti dan aku percaya banget Allah akan menggantikan yang lebih baik menurutnya, dan dibalik kita yang terlalu menganggap dunia begitu menyedihkan, akan selalu ada yang menganggap kalo kita itu begitu berharga Cuma mungkin belum ketemu. Seperti tulisannya “KITA ADALAH ORANG YANG BERHARGA. KAU AKAN SELALU MENJADI ORANG YANG BERHARGA BAGI SESEORANG, MESKI KADANG KAU TAK MERASA SEPERTI ITU. –Geulbaewoo”.
Bye........
Komentar