Langsung ke konten utama

UNTIL THE END

 

Kali ini gue mau nge spil tentang orang-orang hebat yang menurut gue sebuah anugerah yang diberikan untuk menemani perjalanan hidup gue. Sebagai makhluk sosial gue pasti membutuhkan teman apalagi yang namanya sahabat tapi tidak semua orang berhasil mendapatkan yang namanya sahabat sejati, maka dari itu gue sangat bersyukur memilikinya. Mereka telah melewati banyak proses, proses dari teman menjadi sahabat yang tentunya tidak mudah dan membutuhkan usaha untuk memelihara kesetiaan, tapi bukan ketika gue membutuhkan bantuan dari mereka barulah gue akan mencari perhatian ataupun pertolongan, tapi justru merekalah yang berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang gue butuhkan. Namun banyak juga orang telah menikmati indahnya persahabatan tapi hancur karna dikhianati oleh sahabatnya sendiri, uniknya persahabatan gue mungkin yah sebagian punya niat untuk berkhianat tapi berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat lainnya yang telah teruji kesetiaannya.

Mulai dari yang selalu membuat sensasi, yang selalu menyuguhkan cobaan, yang menyakiti, yang selalu mengecewakan, yang selalu mengabaikan, yang selalu menolak dan masih banyak lagi yang dilewati tapi semua tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian. Mungkin ada beberapa sifat atau perlakuan yang menurut mereka belum waktunya untuk menegur mereka tidak akan menegur tapi selain itu apa yang menurut mereka sudah melewati batas justru karna peduli mereka akan memberanikan diri untuk menegur dengan apa adanya dengan tujuan  mau berubah. Kadang kalo ada permasalahan mereka tidak akan menyembunyikan untuk menghindari persilisihan justru akan jujur dan berusaha menegur dengan sebaik mungkin. Menurut gue dengan adanya cobaan malahan bisa membuat persahabatan akan lebih erat bahkan bertumbuh bersama.  

Mereka yang selalu bilang “halah kayak sama siapa aja” atau “yaudah gpp pake punya gue dulu” atau “apaan sih biasa aja ih” atau yang sedang sibuk-sibuknya tapi selalu bilang “hayuuk, kemana?” dan masih banyak lagi kata-kata yang mereka keluarkan yang membuat gue untuk selalu berfikir “masih ada ya jaman sekarang orang-orang kayak gini di saat yang lainnya memikirkan diri mereka sendiri” yang selalu membuat gue dan yang lainnya tertawa dan menghilangkan kesedihan yang ada, yang selalu tulus memberikan ataupun membantu walaupun gak diminta, yang selalu menjadi terdepan ketika sahabatnya ada yang menyakiti atau ada yang mengganggu, selalu menjadi tempat untuk meminta solusi walaupun gak ngerti akan berusaha mengerti supaya bisa memberikan solusi, yang ketika mendengar sahabatnya ada yang sakit harus selalu ada untuk menjenguk walaupun sedang sibuk dengan pekerjaannya dan masih banyak lagi.

Gue sangat bersyukur banyak banget kelebihan yang gue dapatkan, sahabat yang sefrekuensi, dan semoga bisa bertahan sampai dengan akhir hayat gue, semoga selalu saling menghargai, semoga sukses dunia dan akhirat, kalian adalah orang-orang istimewa yang mungkin orang lain tidak bisa melakukannya. Terimakasih untuk 16 tahunnya, semoga akan tetap menjadi KITA 50 tahun yang akan datang lagi, i do love them.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inner Child

Pernah baca di TL tentang inner child dan kemudian penasaran akhirnya searching dan ternyata dalem banget, di dalam fikiran gue pas denger “oh ternyata itu yah,oh ternyata ini yah, oh ternyata gara-gara ini dan itu” dan masih banyak banget yg terngiang-ngiang sehingga memutuskan untuk menulisnya di blog aja biar bisa berbagi dan semoga bisa sedikit menjawab pertanyaan orang yang membaca tentang permasalahannya sendiri dengan versi aku hehehe...  Inner child adalah sisi kepribadian seseorang yang terbentuk dari masa kecil. Jujur aja, menurutku aku adalah manusia paling egois, setelah aku mendengar podcast tentang inner child ini ternyata selain aku anak tunggal dan ibuku selalu memprioritaskan ku dan selalu membeda-bedakanku dari yang lain ternyata terbawa dan menempel terus, sampe kadang orang terdekatku menjadi korban atas keegoisanku, aku juga sering terpengaruh oleh beberapa orang yang mungkin berkaitan dengan inner child ku seperti kadang terlalu baper, sensitif, seperti tidak ...

The Next

Sebisa mungkin gue nggak akan kesal ataupun marah pada masa lalu gue, malahan gue mau banget berterimakasih karna sudah mengambil jalan ini, gue berfikir mungkin kalo gue masih maksa buat mempertahankan ego mungkin gue nggak bakalan tau begitu banyak pelajaran yang gue dapatin dari semua ini, yang baik akan gue simpen dan jadikan itu sebagai pelajaran sedangkan yang buruk akan gue simpen juga untuk gue jadikan sebagai pengajaran buat gue. Entah itu baik atau buruk keduanya gue sangat bersyukur karna yang baik akan beri gue kebahagiaan untuk sekarang dan nanti trus yang buruk akan beri gue pengalaman yang tentunya akan selalu gue ingat untuk gue jadikan suatu pelajaran seumur hidup gue. Setelah membaca 1 paragraf di atas pasti timbul pertanyaan seperti “the next?”.... “apa hubungannya?..... Baiklah... kenapa the next? Karna gue yakin selanjutnya Tuhan akan memberikan yang terbaik buat gue yang gue nggak tau itu siapa dan apa, bukan berarti masalalu gue nggak baik, semua itu terbaik tap...

Not Easy

Assalamualaikum guys wkwkwkwk jujur ya gue itu udah kangen banget bisa nulis seharian, sebelumnya gue hanya buka laptop trus tutup lagi karna gue rasa belakangan ini gue buntu banget gak tau apa yang akan gue curahkan ke blog tercinta ini padahal di dalam kepala rasanya udah full banget tapi gak tau mau mulai dari mana, tulisan ini aja mungkin udah 3 bulan di ghostingin wkwkwkwk.... biasalah guys gue mau curhat skalian mau coba memberikan sedikit banget motivasi untuk pembaca setia gue wkwkwk, okeeeeh......  Gue tuh kadang nggak abis fikir gitu kok gue bisa yah nyampe ke tahap ini, gue nggak nyangka aja citra yang dulunya sering banget ngeluh inilah itulah sekarang udah mau nyelesain studynya di perguruan tinggi. Yang dulunya kalo tiap selesai semester selalu drop karna kelelahan dan sempat berfikir buat pindah jurusan bahkan sempat mau berhenti kuliah aja, akhirnya sampe ke tahap ini. Emang sih belum selesai seutuhnya, tapi dengan udah nggak ada lagi mata kuliah yang harus di kont...