Awalnya sih gue iseng aja nulis di blog eh taunya udah ketagihan sampai ketergantungan dan rasanya kalo nggak nulis di blog kayak ada yang kurang gitu kayak gue udah di tuntut harus nulis terus gitu, ahahahah apaan sih gue.... dan sekarang gue mau bahas tentang hubungan yang berjarak atau biasa disebut LDR, maksud hubungan disini itu hubungan apa aja entah itu pernikahan, keluarga, ataupun yang masih pacaran..
Menurut gue pribadi LDR untuk yang sudah menikah itu lebih berat yah, iya nggak sih?! Karna harus nahan rindu sama orang yang udah hallal wkwkwkwk tapi gue yakin sebesar apapun rasa rindu akan kalah dengan indahnya suatu pertemuan, yang gue tau nih yaaa, LDR itu bisa melatih pasangan untuk saling percaya dan saling menjaga kepercayaan yakan? Tapi satu point yang lebih penting adalah untuk saling menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan, siapa nih yang kalau berantem sama pasangan langsung ngilang, matiin kuota tapi berharap dicari?? Wkwkwk kodrat wanita emang gitu sih maunya dibujuk, dan juga bisa membuat pasangan menghargai waktu ketika bersama dengan baik. Tapi iblis nggak bisa kita kontrol buat nggak menggoda kita untuk tidak curiga terhadap pasangan kita, dan itu yang membuat hubungan kita malah jadi renggang. Bahkan kebanyakan orang bisa-bisa mengakhiri hubungan tersebut dengan pasangannya yaaah karna itu tadi. Tapi kalo memang udah takdirnya buat LDR an sama pasangan yang sudah menikah yaah nggak apa-apa, tetaplah menjaga kepercayaan yang sudah di bangun bersama, dan berusaha menyibukkan diri dengan hal-hal yang baik sih kalo menurut gue supaya pikirannya nggak kemana-mana, dan iblis pun nggak punya kesempatan buat menggoda kita untuk berpikiran yang tidak-tidak ke pasangan kita dan tentunya jangan lupa untuk saling mendoakan karna itu lebih dari romantis ketika saling menyebutkan dalam doa masing-masing, the best lah “jadi pengen di doakan ahahahah...”
Selanjutnya hubungan LDR buat yang masih pacaran menurut gue itu menyelamatkan. Kenapa menyelamatkan?! Yaaah karna menurut gue bisa terhindar dari perbuatan-perbuatan yang tidak layak untuk dilakukan karena masih belum hallal. Gue pribadi dulu juga pernah merasakan LDR dengan mantan gue *cielahhh ahahaha (yang penting jangan flashback)* gue seneng sih tapi seperti pasangan-pasangan yang lain pastinya tetap merasakan kerinduan karna itu wajar. Selain itu gue juga bisa terhindar dari yang namanya digodain oleh laki-laki lain misalnya kalo ada cowo yang deketin gue trus nanti temen-temen gue pada bilang “nanti gue laporin lu yah ke pacar lu” gue jadi takut gitu, bukan takut apa sih Cuma gue nggak mau menghancurkan kepercayaan mantan gue ke gue dengan begitu gue akan menolak pendekatan itu dan kembali untuk setia lagi ahahahahah karna gue fikir lebih baik gue nggak berbuat apa-apa daripada nama baik gue jadi jelek ke mantan gue dan orang-orang karna nggak bisa menjaga hati gitu... trus selain itu juga gue jadi punya banyak waktu buat me time, temen-temen gue kalo udah malam minggu atau malam kamis pada sibuk buat kencan bareng pacar mereka, laah gue bisa ngisi waktu tersebut buat ngerjain tugas kuliah atau silaturahmi ke sodara-sodara gue pokonya menghabiskan waktu yang lebih bermanfaat lainnya. Mungkin juga ada yang sependapat dengan gue.
Trus yang terakhir LDR dengan keluarga yang sering di alami oleh anak-anak rantau, seperti yang sedang gue alami saat ini yaitu LDR dengan keluarga gue. Kalo bukan karna kuliah mamah nggak ngijinin gue buat pisah sama dia , dengan banyaknya persyaratan gue harus kelar tepat waktu lah, nyari kerjanya nggak bisa di tempat kuliah gue lah, bahkan nggak di ijinin buat nikah sama orang yang bukan sekampung dengan gue.. yaaah gue nggak bisa ngebantah sih, jawaban gue “yaudah mah masa depan nggak ada yang tau, serahin saja semuanya ke yang maha mengatur, insyaa Allah itu yang terbaik buat aku” dengan muka juteknya dia menjawab “iyaa sih, tapi usahakan sesuai dengan apa yang mamah mau yaah” yaudah gue hanya bisa senyum paling lebar... menurut gue pribadi LDR dengan keluarga apalagi dengan orang tua ada baik dan buruknya, baiknya kita sebagai anak rantau tentunya bisa belajar mandiri karna hidup nggak mungkin bergantung terus ke orangtua kita “Ketika buah matang, maka pohon yang baik akan melepaskannya agar ia tumbuh menjadi pohon besar lainnya. Ada buah yang tak rela lepas, ada juga pohon yang tak rela melepaskannya, dan buah itupun jadi membusuk” yang paling utama yaaah biar bisa mandiri sih, kemudian buruknya yaitu yang paling gue nggak mau terjadi lagi ketika mamah gue sakit dan gue nggak bisa bersama dia, rasanya seperti nyawa gue ngilang separuh... trus ketika ada acara-acara keluarga seperti nikahan sepupu atau keluarga dekat lainnya gue nggak bisa hadir di acara itu karna nikah kan Cuma sekali jadi yaaah gue nggak bisa mengabadikan moment itu dan masih banyak lagi acara-acara bersama keluarga yang akan terlewat bahkan pernah gue lebaran di kota rantau gue, bener sih ini kota tapi ketika pas waktu lebaran dan gue nggak bisa pulang kampung kotanya jadi sesunyi itu, mungkin juga ada yang pernah ngalamin seperti gue.. jadi, pesan gue jangan pernah menyia-nyiakan waktu yang ada bersama keluarga kalian karna kalian nggak akan pernah tau apakah itu waktu terakhir kalian bersama keluarga atau nggak.. “gue nggak perduli seberapa miskinnya seorang manusia, jika dia memiliki keluarga, berarti dia kaya”....
Komentar